Jumat, 25 Oktober 2013

Android vs Apple


 




Perseturuan google & Android dengan Apple & iOS

Platform Android benar-benar mendominasi pasar smartphone. Google memiliki pemahaman yang kuat tentang apa yang konsumen inginkan. Dengan pangsa pasar sebesar 72,4 persen di seluruh dunia pada quartal ke-3 2012, platform Android telah mendapatkan momentum tak terbendung. IOS di tempat kedua dengan pangsa pasar yang terpaut cukup jauh sebesar 13,9 persen. Bagaimana platform tumbuh begitu dominan dan mengapa Google dan Android akan terus memenangkan hati dan pikiran konsumen atas Apple dan iOS?

Apakah ini karena Google semakin baik dalam desain, lebih cepat, dan semakin baik dalam layanan web daripada Apple? Itu mungkin faktor penyebabnya, tetapi ada alasan lain bahwa Android akan menang atas iOS.

Menang di web

Sejak iPhone pertama keluar pada tahun 2007 dengan cara yang kita gunakan, penggunaan ponsel telah berubah drastis. Ponsel telah menjadi alat multi tujuan yang kita gunakan untuk segalanya dari bermain game, mendengarkan musik, untuk mengambil foto dan menulis email.

Sebuah laporan dari operator selular di Inggris mengungkapkan bahwa membuat panggilan adalah penggunaan paling sering kelima untuk smartphone di belakang browsing internet, membuka jejaring sosial, bermain game, dan mendengarkan musik. Orang-orang menghabiskan rata-rata 25 menit per hari browsing web, 17 menit pada jaringan sosial, dan hanya 12 menit untuk panggilan telepon.

Apakah mengherankan bahwa raksasa mesin pencari dengan jaringan sosialnya sendiri telah menciptakan sebuah platform yang lebih populer daripada spesialis yang terfokus pada desain hardware? Berbagai layanan Google yang berbasis web tidak ada duanya. Pertimbangkan Google Docs, Gmail, Google Maps, Google Music, Google Chrome, Google Drive sebagai layanan awan Google mudah digunakan dan seberapa baik mesh mereka dengan Android. Yang terburuk yang dapat Anda katakan tentang layanan Google adalah bahwa pengalaman pengguna tidak selalu sangat dipoles.

Sekarang lihatlah Apple dan iOS dengan ketergantungan pada iTunes, masalah dengan iCloud dan MobileMe, duplikat kontak, kesalahan sinkronisasi, dan downtime email. Apple Maps jelas kalah dengan Google Maps. Upaya Apple pada jaringan sosial, Ping, yang oleh Jobs digambarkan sebagai "semacam seperti Facebook dan Twitter bertemu dengan iTunes", adalah gagal total.

Pendek cerita bahwa Apple gagal di web dan itu tidak menunjukkan tanda-tanda nyata akan meningkat. Google nyaman memenangkan web, dan karena itulah alasan penggunaan utama orang memiliki smartphone saat ini, Android adalah pilihan yang lebih baik dari iOS.

Bagaimana dengan desain?

Apple selalu dipuji karena kecakapan desain. Platform Android sangat meningkat sejak debutnya di 2008, perangkat keras dan perangkat lunak terlihat bagus dan mudah untuk digunakan. Apple tampaknya telah dibekukan oleh mantra tua "jika tidak rusak, jangan memperbaikinya", Sementara Android terus berinovasi.

Melihat versi terbaru dari Android itu tidak lagi dipercaya untuk menyatakan bahwa iOS jauh lebih unggul, atau bahwa ia menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Apple stagnan, sementara Google semakin baik dengan desain sepanjang waktu.

Hardware Android telah diuntungkan dengan memiliki produsen perangkat yang besar. Ada beberapa rilis cantik dan beberapa kegagalan dilupakan. Bahwa berbagai pilihan yang sesuai dengan anggaran yang berbeda tidak diragukan lagi telah menjadi penggerak utama dari platform Android, tetapi juga menyebabkan pengalaman yang lebih terfragmentasi.

Bahkan dengan kegagalan, perangkat Android merupakan pilihan yang jauh lebih luas bagi konsumen. IPhone berkembang sangat lambat, Anda dapat dengan jelas mengenali setiap rilis sebagai bagian dari keluarga yang sama. Sebuah pilihan yang lebih luas dari perangkat jelas akan menarik bagi kelompok orang yang lebih luas.

Berbeda tujuan

Sementara Google dan Android meningkatkan pangsa pasar di setiap kuartal dengan kita harus mengakui bahwa Apple dan IOS memiliki rencana permainan yang berbeda. Android akan terus mengalahkan dalam hal jumlah pengguna, tetapi Apple difokuskan pada satu set yang berbeda dari angka. Jika kita melihat kembali pada awal 2011, Apple mengklaim hanya 4 persen dari pasar ponsel, namun meraup lebih dari setengah dari semua keuntungan.

Yang benar adalah bahwa Apple bisa menjadi perusahaan yang paling menguntungkan karena melayani niche dan mempertahankan kontrol ketat atas klaim perangkat keras dan ekosistem adalah bagian terbesar dari kas yang menghasilkan. Google tidak diatur untuk menghasilkan semacam keuntungan, bahkan dengan porsi yang jauh lebih besar dari pasar. Keduanya, perusahaan dan platform mereka, tidak benar-benar bertujuan untuk hal yang sama.

Apa yang terjadi ketika pasar mencapai kejenuhan?

Salah satu hal menarik tentang kenaikan Android adalah bahwa sebagian besar telah terjadi dengan mengorbankan RIM dan Nokia. Pasar smartphone telah meledak di seluruh dunia dimana ada banyak ruang untuk kedua platfrom Android dan iOS untuk tumbuh. Pangsa pasar telah berubah, tetapi ukuran keseluruhan pasar telah meningkat sepanjang waktu. Kita akan dapat melihat lebih jelas ketika orang beralih dari IOS ke Android dan sebaliknya.

Jika Apple belum beres dalam layanan internet, saat itu Google dan Android mungkin tak terbendung. Tidak ada keraguan Apple akan terus meraup keuntungan dari basis penggemar setia, tetapi jika terus tertinggal dengan web dan pemotongan superior layanan Google keluar dari IOS, adalah loyalitas yang benar-benar bisa diuji. Android meningkat lebih cepat dibandingkan iOS dan itu sudah berlaku. Itu tidak berarti kita akan melihat Apple dan IOS menghilang, namun melambat untuk joging sementara lawan lari sprint jauh di depan adalah strategi cacat.
10 Fakta Tentang Android VS Apple

1.Kapasitas memori yang diperbesar dapat "menarik" pengguna Apple pindah ke Android.
Sebagian besar yang dikeluhkan oleh pengguna android ialah terlalu minimnya jumlah kapasitas penyimpanan sehingga menyulitkan para programmer untuk membuat aplikasiandroid. namun rupanya masalah tersebut sudah dibenahi oleh google sehingga kini android market sudah dapat bersaing dengan apple app store.

2. Pengguna Apple lebih menyukai untuk membeli aplikasi yang berbayar. 
Survey menunjukkan bahwa para pengguna apple akan bersedia setiap bulannya untuk membeli aplikasi yang dibutuhkan. hal ini berbeda dimana pengguna android lebih senang dengan aplikasi gratis dibandingkan aplikasi berbayar.

3. Android terjual melebihi Apple di satu dari 6 negara bagian Amerika serikat.
Ada delapan negara bagian dimana android lebih digemari, hanya saja negara-negara tersebut memiliki jumlah populasi yang kecil.

4. Android lebih didominasi oleh kalangan pria.
menurut survey, para pengguna android sebagian besar adalah pria dewasa. namun sesungguhnya sebagian besar pengguna smartphone android adalah pria. hal ini berbeda tipis dengan pengguna iphone dimana kaum hawa hanya sekitar 57% sedangkan pengguna android 73% adalah pria.

5. Para pengiklan lebih menyukai Android.
Survey di Amerika Serikat menunjukkan bahwa lebih banyak tayangan iklan untuk android yang notabene keluaran google dan mereka merupakan bintang iklan di negeri paman Sam tersebut.

6. Lebih banyak pilihan produk untuk android.
Apple iPhone tetaplah sebuah iPhone. Android adalah platform multifungsi yang dapat dibenamkan ke dalam berbagai perangkat handset. terlepas dari baik atau buruknya kemampuan dari keduanya.

7. Pengguna produk apple yang "setia" kepada merek apple cukup banyak. 
Lebih dari 90% pengguna iphone mencintai ponselnya dan memberikan rekomendasi kepada temannya. begitu pula pengguna Android rupanya cukup 'setia' terhadap ponsel Android yang dimilikinya, akan tetapi tercatat tak lebih dari 84% yang merekomendasikan kepada yang lain.

8. Bersaing dengan iTunes. 
Salah satu alasan utama dimana para pengguna smartphone lebih menyukai produk Apple iPhone ketimbang Android yakni kemudahan untuk mengakses secara langsung ke media library iTunes. Bagaimanapun pengguna android memiliki pilihan yang lebih baik dan doubletwist merupakan aplikasi pilihan yang tepat untuk sebagian besar pengguna android.

9. Kedua merek tersebut sangat populer, akan tetapi Android berkembang lebih cepat.
Diperkirakan sekitar 30% orang yang berencana untuk membeli smartphone lebih tertarik untuk membeli produk android. dengan jumlah yang hampir sama orang akan membeli produk apple sekitar 29%. akan tetapi hanya 1% pertumbuhan untuk apple dan 9% untuk android berdasarkan survey perbandingan yang dilakukan.


10. OS terbaru Apple dapat menggairahkan pasar kembali.
beberapa hal yang disukai oleh orang dari produk android dibandingkan dengan apple adalah fitur-fiturnya yang menarik. akan tetapi, fitur multitasking yang ada dalam sistem operasi android kini sudah dapat dinikmati di berbagai perangkat apple berkat pengembangan OS terbaru mereka.

Kamis, 17 Oktober 2013

Produk TI "Android"



ANDROID

Android adalah sistem operasi (operating system) kalau di komputer itu semacam windows, linux, dll. jadi sistem android yang di dedikasikan untuk telepon seluler (handphone) dimana OS ini berbasis linux yang dikembangkan oleh google inc.
Tidak sedikit masyarakat yang memutuskan untuk beralih menggunakan jenis handphone Android ini karena dirasa koneksi internetnya lebih cepat bila dibandingkan dengan smartphone yang lain. HP Android saat ini menjadi tren yang beredar di pasaran telekomunikasi khususnya di Indonesia.


Mungkin untuk para konsumen lebih tertarik akan hasil produksi merek luar negeri di karenakan oleh beberapa alasan. Salah satu alasan mereka memilih merek luar negeri di karenakan kualitas dan pengalaman dalam hal pembuatan handphone android lebih maju.

Berikut adalah beberapa dari definisi untuk android:

# WIKIPEDIA
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux

# MATAMAYA STUDIO
Anroid mrupakan operating system dari Google yang bersifat open source, sehingga berbeda dengan windows dimana kita harus membeli lisensinya

# JUBILEE ENTERPRISE
Android adalah sebuah sistem operasi yang memberi kemudahan dalam berkirim email melalui fasilitas Gmail

Anroid merupakan sistem operasi mobile berbasis kernel Linux yang dikembangkan oleh Android Inc dan kemudian diakuisisioleh Google

# WEI-MENG LEE
Android adalah sebuah sistem operasi pada handphone yang bersifat terbuka dan berbasis pada sistem operasi Linux. Android bisa digunakan oleh setiap orang yang ingin menggunakannya pada perangkat mereka

# WWW.ANDROID.COM
Android merupakan kekuatan baru bagi jutaan ponsel, tablet, dan perangkat lain yang membawa kecepatan Google dan web ke tangan anda

# WWW.DEVELOPER.ANDROID.COM
Android adalah software untuk perangkat mobile yang mencakup aplikasi sistem operasi, middleware, dan key

# AJITH ABRAHAM, JAMIE LLORET MAURI & JOHN BUFORD
Android adalah sistem operasi milik Google. Sistem operasi ini berbeda dengan sistem operasi yang sebelumnya bisa digunakan pada mobile devices, notebook, dan komputer


Untuk saat ini berita terkini tentang berbagai produk dan harga sudah bisa kita dapatkan secara gampang, dengan kualitas yang di berikan juga sangatlah bagus. Kalau dulu anda sering mencari ponsel android dengan harga yang relevan murah cukup susah. Nah untuk kali ini dengan keinginan anda seperti itu sudah gampang di temukan di toko–toko terdekat tempat anda tinggal.
Bagaimana sejarah android itu sendiri, android itu dulu kepunyaan dari android inc. yang mana merupakan perusahaan besar di daerah palo alto, tapi kemudian andoird di akuisisi oleh google pada bulan agustus 2005, dan mulai dari sinilah banyak yang berspekulasi google mulai masuk ke pasar mobile.


Android sendiri telah beberapa kali mengupgrade OS nya dan uniknya google memberi nama versi ini layaknya nama makanan, versi -versi itu antara lain sebagai berikut:

Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search(pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan Email.

Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Yutube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Buetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA/ EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech(tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML 5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Favebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash  10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8Java Script engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernamaEee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia  pada Mei 2011.

Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.

Tools "Touchscreen"



Layar Sentuh "Touchscreen"


Touchscreen merupakan sebuah display/layar yang digunakan untuk mengetahui keberadaan dan lokasi suatu “sentuhan” di dalam suatu area dengan membaca titik-titik koordinat dari sumber sentuhan yang menempel pada layar. Terminologi ini mengacu pada kontak atau sentuhan pada layar dengan menggunakan jari atau tangan. Teknologi ini juga bisa mengetahui sentuhan dari obyek pasif seperti stylus dan sejenisnya.
Touchscreen dikenal pula dengan touch panels atau touch monitor, merupakan sebuah perangkat komputer yang biasanya digunakan untuk menampilkan informasi grafikal dan visual yang merupakan output dari sebuah perangkat komputer. Namun, yang membedakannya dengan monitor atau layar televisi biasa, apa yang ditampilkan di dalamnya dapat secara langsung berinteraksi secara fisik dengan penggunanya.Maksudnya, kita dapat langsung menyentuh layar tersebut dengan tangan atau alat bantu untuk mengakses apa yang ditampilkan di dalamnya. Dengan kata lain, touchscreen merupakan sebuah monitor yang sensitif terhadap sentuhan dan tekanan (resistif), sehingga perangkat ini memiliki dua fungsi yaitu, sebagai perangkat output karena menampilkan informasi dan input karena menerima informasi.Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan kita yang menyentuh sinyal ultrasonic tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat digunakan.
Layar Sentuh (touch Screen) merupakan display yang mampu mendeteksi lokasi koordinat sentuhan. ini memungkinkan touch screen sekaligus menjadi input device menggantikan keyboard dan mouse. selain pada PC, Touch screen juga digunakan pada beragam perangkat mobile termasuk PDA dan Smart phone. Berapa varian lain yang mirip adalah memanfaatkan penggunaan stylus unutk meningkatkan akurasi pendektesian koordinat.

Cara kerja
Sebuah layar touchscreen yang paling sederhana terdiri dari tiga buah komponen utama dalam bekerja yaitu :
1.Touch sensor
Touch Sensor merupakan sebuah lapisan penerima input dari luar monitor. Input dari touch screen adalah sebuah sentuhan, maka dari itu sensornya juga merupakan sensor sentuh. Biasanya sensor sentuh berupa sebuah panel terbuat dari kaca yang permukaannya sangat responsif jika disentuh.
Touch sensor ini diletakkan di permukaan paling depan dari sebuah layar touchscreen, dengan demikian area yang responsif terhadap sentuhan menutupi area pandang dari layar monitor.Maka ketika kita menyentuh permukaan layar monitornya, input telah kita berikan.
Teknologi touch sensor yang kini banyak digunakan terdiri dari tiga macam, seperti yang telah dijelaskan di atas, yaitu Resistive touchscreen, Capasitive touchscreen, dan Surface wave touchscreen.Semua jenis sensor ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu menangkap perubahan arus dan sinyal-sinyal listrik yang ada pada sensor tersebut, merekamnya dan mengubahnya menjadi titik-titik koordinat yang berada di atas layar, sehingga posisi tepat dari sebuah sentuhan dapat langsung diketahui dengan benar.
2.Controller
Controller merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara sensor dengan perangkat komputer yang akan memproses sentuhan tersebut.
Ketika sensor-sensor merekam sebuah even sentuhan, maka data yang dimilikinya diteruskan ke sebuah controller. Controller tersebut kemudian akan melakukan penerjemahan informasi dari sensor-sensor tersebut menjadi informasi yang dimengerti oleh prosessor computer kita. Setelah informasi masuk dan diproses oleh processor, maka hasil akhirnya akan dikeluarkan lagi ke monitor untuk ditampilkan. Kembali controller bertugas untuk menterjemahkan informasi dari processor untuk diubah menjadi sebentuk gambar yang ditampilkan di atas layar monitor kita.

Touchscreen pada Handphone

Secara sederhana, cara kerja sebuah layar sentuh adalah menerjemahkan sentuhan yang diterima pada permukaan layar menjadi posisi koordinat pada layar, kemudian mengeksekusi perintah tertentu yang sesuai dengan gambar yang disentuh pada layar. Sebenarnya bukan gambar tersebut yang memicu eksekusi perintah, tetapi koordinat dari sentuhanlah yang memicu eksekusi perintah.


Ada 3 sistem dasar yang digunakan dalam suatu perangkat layar sentuh yang digunakan untuk mengenali sentuhan, yaitu:
  • Resistif
  • Kapasitif
  • Surface acoustic wave system (gelombang akustik permukaan)
Layar sentuh resistif
Sistem resistif terdiri dari panel kaca biasa yang ditutupi dengan lapisan tipis yang bersifat konduktif (mudah menghantarkan arus listrik) dan lapisan resistif (menahan arus listrik). Kedua lapisan ini dipisahkan oleh celah titik-titik kecil yang disebut spacer untuk menjaga dua lapisan terpisah sampai Anda menyentuhnya. Pada lapisan konduktif tersebut juga mengalir arus listrik yang bertugas sebagai arus referensi.

Ketika pengguna menyentuh layar, kedua lapisan melakukan kontak langsung secara fisik. Karena adanya kontak antara lapisan konduktif dan resistif, maka akan terjadi perubahan pada arus listrik referensi. Perubahan nilai arus referensi ini kemudian dilaporkan dan diolah secara matematis oleh controller sehingga menghasilkan sebuah koordinat dan posisi yang akurat dari titik kontak sentuhan tersebut. Kemudian informasi ini diintegrasikan dengan program lain sehingga menjadi aplikasi yang mudah digunakan.

Layar sentuh resistif memiliki harga yang paling murah dengan tingkat kejernihan sebesar 75%, sehingga layar akan tampak kurang tajam. Touch sensor jenis ini  hanya dapat menangani satu sentuhan pada satu waktu. Itu sebabnya perangkat high-end jauh lebih mungkin untuk menggunakan touch screen kapasitif yang mendeteksi sentuhan apa pun yang mempunyai muatan listrik. Layar resistif akan merespon semua sentuhan yang mengenainya, baik itu menggunakan jari tangan langsung maupun menggunakan benda lain seperti stylus.

Layar sentuh kapasitif
Tidak seperti layar sentuh resistif, layar kapasitif tidak menggunakan tekanan jari Anda untuk membuat perubahan aliran listrik. Sistem kapasitif memiliki sebuah lapisan pembungkus yang bersifat kapasitif berbahan indium tinoxide pada seluruh permukaannya, yang dapat meneruskan arus listrik secara kontinyu untuk kemudian diteruskan ke sensornya.

Lapisan ini dapat memanfaatkan sifat capacitive dari tangan atau tubuh manusia, maka dari itu lapisan ini dipekerjakan sebagai sensor sentuhan dalam touch screen jenis ini. Ketika lapisan berada dalam status normal (tanpa ada sentuhan tangan), sensor akan mengingat sebuah nilai arus listrik yang dijadikan referensi.

Ada dua jenis utama dari teknologi layar sentuh kapasitif ini, yaitu layar kapasitif permukaan dan layar kapasitif proyektif. Layar kapasitif permukaan menggunakan sensor di sudut-sudutnya dan sebuah film tipis yang disebarkan secara merata di seluruh permukaan. Sedangkan layar kapasitif proyektif menggunakan jaringan listrik yang membentuk baris dan kolom dengan chip terpisah sebagai sensornya.

Dalam kedua jenis layar ini, ketika jari menyentuh layar, muatan listrik kecil ditransfer ke jari dan jari pun menyelesaikan sebuah sirkuit listrik. Hal ini menciptakan penurunan tegangan yang dicatat oleh sensor pada sudut layar. Software kemudian memproses lokasi penurunan tegangan ini dan memberi perintah untuk eksekusi. Inilah sebabnya mengapa layar kapasitif tidak bekerja ketika anda memakai sarung tangan, karena kain tidak menghantarkan listrik, kecuali jika dilengkapi dengan benang konduktif.

Layar sentuh kapasitif memiliki tingkat kejernihan hingga 90 persen. Hal ini membuat tampilan layar kapasitif lebih tajam dan lebih jelas daripada layar resistif.

Surface acoustic wave system
Sistem layar sentuh jenis ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi sentuhan di permukaan layarnya. Di dalam monitor touch screen ini terdapat dua tranduser, pengirim dan penerima sinyal ultrasonik.

Selain itu dilengkapi juga dengan sebuah reflektor yang berfungsi sebagai pencegah agar gelombang ultrasonic tetap berada pada area layar monitor.

Kedua tranduser ini dipasang dalam keempat sisi, dua vertikal dan dua horizontal. Ketika panel touch screen-nya tersentuh, ada bagian dari gelombang yang diserap oleh sentuhan tersebut, misalnya terhalang oleh tangan, stylus, tuts, dan banyak lagi. Sentuhan tadi membuat perubahan dalam bentuk gelombang yang dipancarkan. Perubahan gelombang ultrasonik yang terjadi kemudian diterima oleh receiver dan diterjemahkan ke dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Selanjutnya informasi sentuhan tadi berubah menjadi sebentuk data yang akan di teruskan ke controller untuk diproses lebih lanjut.

Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan Anda yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touch screen yang dapat Anda gunakan.

Sistem layar sentuh gelombang akustik permukaan tidak menggunakan bahan pelapis metalik melainkan sebuah lapisan kaca, maka tampilan dari layar touch screen jenis ini mampu meneruskan cahaya hingga 90 persen.


Teknologi layar sentuh terbaik?
Teknologi layar sentuh yang lebih mutakhir sekarang sedang dalam proses pengembangan. Setiap teknologi layar sentuh memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, namun teknologi layar sentuh kapasitif menjadi standar industri untuk saat ini dikarenakan tahan terhadap gangguan debu, daya tahan lebih lama, dan gambar yang dihasilkan lebih tajam.